Kembangkan Usaha Anda Dengan Peralatan Komersial Penyewaan

Pendanaan untuk peralatan baru, dari komputer ke telepon sistem untuk aset modal lain yang diperlukan untuk menjalankan bisnis Anda, Persewaan Jas merupakan masalah penting bagi pemilik usaha kecil. Penyewaan peralatan komersial bukannya membeli bisa menjadi pilihan yang efektif dalam hal biaya, terutama jika Anda tidak memiliki uang.

Bahkan, Anda mungkin mempertimbangkan penyewaan bahkan jika Anda memiliki uang untuk berinvestasi. Oleh leasing, Anda mungkin menemukan bahwa Anda dapat mengatur arus kas Anda lebih efektif, karena biaya bulanan diprediksi dan teratur, tidak seperti pembayaran tunggal secara penuh. Juga, penyewaan dapat membantu Anda untuk tidak mengikat saluran kredit Anda atau Anda mungkin ingin menggunakan uang ke daerah lain dari bisnis Anda.

Apa aplikasi Peralatan Commercial Leasing berbeda?

Setelah Anda telah menandatangani perjanjian Leasing, judul klaim lessor untuk barang yang disewakan. Properti ini tersedia untuk perusahaan Anda untuk digunakan dalam pertukaran untuk pembayaran sewa. Ada biasanya 3 skenario yang berbeda ketika datang ke mengakuisisi Lease.

- Anda secara mandiri mencari Vendor dan Perusahaan Leasing. The Leasing Company membeli properti dari Vendor tapi layanan masih tetap dengan Vendor.

- Anda memilih Retailer atau Produsen yang menawarkan penyewaan peralatan komersial melalui anak sendiri. Setelah satu set harga pembelian telah menentukan, penyedia aset Anda akan memberikan rincian pembayaran sewa berdasarkan ketentuan yang Anda minta.

- Anda mendapatkan properti secara langsung melalui penyewaan peralatan komersial Perusahaan. Jika Anda memilih jalan ini, Anda akan dapat bekerja dengan Perusahaan Leasing untuk mencari tahu apa yang Anda butuhkan dan berapa banyak Anda mampu. Dalam hal ini, Anda akan disediakan dengan Leasing dan properti dari Lessor - Anda mungkin ingin melihat Vendor sebelum menandatangani sewa.
http://najifaku.blogspot.com/2015/05/persewaan-jas.html

Perlu diingat, Perusahaan Leasing belum tentu tempat terbaik untuk mendapatkan informasi teknis tentang aset Anda, tetapi metode ini akan memastikan Anda tahu apa yang Anda mampu sebelum Anda pergi berbelanja dan kemudian mencari tahu setelah Anda telah memilih apa yang Anda inginkan, yang pembayaran tidak terjangkau untuk Anda.

Pendanaan untuk aset baru, dari komputer ke telepon sistem dan properti modal lainnya yang diperlukan untuk menjalankan bisnis Anda, merupakan masalah penting bagi pemilik usaha kecil. Penyewaan peralatan komersial bukannya membeli bisa menjadi pilihan yang efektif dalam hal biaya, terutama jika Anda tidak memiliki uang.

Bahkan, Anda mungkin mempertimbangkan penyewaan bahkan jika Anda memiliki uang untuk berinvestasi. Oleh leasing, Anda mungkin menemukan bahwa Anda dapat mengatur arus kas Anda lebih efektif, karena biaya bulanan diprediksi dan teratur, tidak seperti pembayaran tunggal secara penuh. Juga, penyewaan dapat membantu Anda untuk tidak mengikat saluran kredit Anda atau Anda mungkin ingin menggunakan uang ke daerah lain dari bisnis Anda.

Apa aplikasi Peralatan Commercial Leasing berbeda?

Setelah Anda telah menandatangani perjanjian Leasing, judul klaim lessor untuk barang yang disewakan. Properti ini tersedia untuk perusahaan Anda untuk digunakan dalam pertukaran untuk pembayaran sewa. Ada biasanya 3 skenario yang berbeda ketika datang ke mengakuisisi Lease.

- Anda secara mandiri mencari Vendor dan Perusahaan Leasing. The Leasing Company membeli properti dari Vendor tapi layanan masih tetap dengan Vendor.

- Anda memilih Retailer atau Produsen yang menawarkan penyewaan peralatan komersial melalui anak sendiri. Setelah satu set harga pembelian telah menentukan, penyedia aset Anda akan memberikan rincian pembayaran sewa berdasarkan ketentuan yang Anda minta.

- Anda mendapatkan aset secara langsung melalui Perusahaan Leasing. Jika Anda memilih jalan ini, Anda akan dapat bekerja dengan Perusahaan Leasing untuk mencari tahu apa yang Anda butuhkan dan berapa banyak Anda mampu. Dalam hal ini, Anda akan disediakan dengan penyewaan peralatan komersial dan properti dari Lessor - Anda mungkin ingin melihat Vendor sebelum menandatangani sewa.

Perlu diingat, seorang Commercial Leasing Perusahaan belum tentu tempat terbaik untuk mendapatkan informasi teknis tentang pembelian Anda, tetapi metode ini akan memastikan Anda tahu apa yang Anda mampu sebelum Anda pergi berbelanja dan kemudian mencari tahu setelah Anda telah memilih apa yang Anda inginkan, bahwa pembayaran tidak terjangkau untuk Anda.



Pasal Sumber: http://EzineArticles.com/2348106

Related Posts:

Apa yang sedang trend di Dunia Kids Fashion ?

Seperti halnya dengan tren pakaian dewasa, tren fashion anak-anak berubah praktis dari musim ke musim dan tahun ke tahun. Sewa Jas Anak . Banyak orang tua ingin anak-anak mereka untuk tidak hanya gaun untuk fashion, tapi juga lebih suka pakaian untuk menjadi praktis kenyamanan. Untuk pakaian anak-anak, orang tua akan menemukan bahwa yang terbaik dari kedua dunia akan tersedia pada tahun 2011. Tahun ini, fashion untuk anak-anak menggabungkan dari berbagai gaya, warna dan kombinasi itu.

Mewah, Luxury, Luxury

Fashion untuk anak-anak berteriak kata mewah tahun ini. Desainer telah menunjukkan bahwa anak-anak dapat memakai pakaian yang dihiasi dan dibuat dengan kain mewah dengan label desainer. Untuk membuktikan ini, beberapa desainer menciptakan seluruh lini busana yang didedikasikan untuk anak-anak. Karena dengan pakaian dewasa, pakaian desainer untuk anak-anak dengan datang dengan lumayan harga-tag. Sementara beberapa dari kain yang akan digunakan dalam pakaian anak-anak akan dianggap mewah, jangan berharap gaya juga sama. Untuk orang-orang muda, gaya kasual dan nyaman dalam kain lebih kelas atas panas sekarang. http://najifakujas.blogspot.com/2015/05/sewa-jas-anak.html

Membawa Kembali tahun 80-an

Pemikiran mode 80-an pakaian itu akhirnya berakhir? Tidak terlihat seperti itu akan berakhir tahun ini. Untuk busana anak, dekade hard rock yang mulai terbentuk untuk anak-anak di pra-remaja dan di bawah kategori. Sementara kulit hitam mungkin tidak akan melihat terlalu banyak, mode budaya akan terbentuk pada anak-anak pakaian tidak kurang dengan warna neon dan beberapa logam dilemparkan.

Pakaian alami

Apa yang panas sekarang juga termasuk pakaian yang lembut, nyaman dan sederhana untuk kedua jenis kelamin. Kain organik dengan warna-warna lembut diharapkan menjadi sangat populer untuk anak-anak muda semua jalan sampai ke pakaian remaja.

Untuk anak perempuan, legging akan terus menjadi item panas untuk membeli, serta skinny jeans yang menghiasi pada daerah sekitar kantong. Desainer juga telah keluar dengan pakaian sopan untuk anak perempuan yang mencakup potongan renda untuk girly-nuansa. Cetakan bunga juga telah menemukan cara kembali ke fashion untuk anak-anak tahun ini, meskipun hal itu dilakukan dalam skala kecil untuk menambah anak-seperti tidak bersalah.

Busana anak itu akan mencakup banyak elemen yang sama seperti pakaian anak perempuan, namun jauh lebih kencang ke bawah. Jangan berharap renda, namun, sedikit bunga maskulin tidak akan dikesampingkan. Vintage, atau usang dalam melihat masih panas untuk anak laki-laki tahun ini dengan beberapa jahitan usang dan tepi.

Menemukan berbagai macam fashion anak-anak yang diperkirakan akan menjadi panas untuk 2011!

Pasal Sumber: http://EzineArticles.com/?expert=Lucy_Tomkins

Related Posts:

Masuk Indonesia, Mirror 3 Andalkan Kamera Depan 5 MP

JAKARTA, KOMPAS.com - Oppo resmi merilis smartphone Andriod terbarunya, Mirror 3, untuk pasar Indonesia, pada Rabu (25/2/2015).

Menurut Aryo Meidianto, Media Engagement, Oppo Indonesia, Mirror 3 merupakansmartphone kelas menengah dari Oppo yang ditargetkan untuk anak kuliah, konsumen yang baru pertama kali bekerja, dan pengguna yang gemar mengambil foto secara mandiri.

"Targetnya bagi yang suka mengambil foto selfie," kata Aryo di sela-sela peluncuran acara ini di Jakarta.

Untuk mendukung kemampuan selfie ini, Oppo mempersenjatai Mirror 3 dengan kamera depan 5 megapiksel.

Menurut Suwanto,‎ Tim Produk Oppo Indonesia, mengungkapkan bahwa Mirror 3 merupakan ponsel kelas menengah pertama mereka yang menggunakan kamera 5 megapiksel. 

"Biasanya kamera (depan) 5 megapiksel digunakan untuk produk high-end Oppo," ujarnya.

Oppo Mirror 3 sendiri hadir dengan layar IPS berukuran 4,7 inci yang mendukung resolusi 1.280 x 720 piksel. Ia dipersenjatai prosesor MSM8916 Snapdragon 410 64-bit 1,2 GHz ‎quad-core, RAM 1 GB, dan media penyimpanan internal yang dapat ditingkatkan menggunakan kartu microSD hingga 128 GB. Selain itu, Mirror 3 dilengkapi dengan kamera belakang 8 megapiksel.

Mirror 3 berjalan di sistem operasi Android 4.4.4 Kitkat yang dibungkus dengan tampilan antarmuka ColorOS 2.1.

Keunikan dari perangkat ini adalah kemampuan mengisi daya dengan cepat. Baterainya sebesar 2.000 mAh dapat diisi penuh hanya dalam waktu 90 menit, asalkan menggunakan adapter dalam paket penjualan.

Adapter tersebut dikatakan dirancang dengan arus lebih besar, 5V 2A. Tidak hanya itu, adapter ini dibenamkan chip MCU sebagai pengontrol arus tegangan yang masuk.

Produk ini sendiri sudah dijual di Indonesia dan tersedia dalam dua pilihan warna, yakni hitam dan abu-abu.


Deliusno/KOMPAS.com
Aryo Meidianto, Media Engagement Oppo Indonesia (kiri) memamerkan smartphone Android Oppo Mirror 3 di Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Related Posts:

Smartphone Bisa "Tethering", Kenapa Masih Butuh Modem?

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain sebagai alat komunikasi, smartphone seringkali dipakai menyambungkan aneka gadget -termasuk laptop- ke dunia maya lewat fasilitas mobile hotspot atau "tethering" yang terintegrasi di perangkat tersebut. Keadaan ini seolah menggeser modem eksternal yang dulu populer digunakan untuk berselancar.

Meski begitu, PT Datascrip selaku distributor produk modem Huawei optimis konsumen Tanah Air masih berminat terhadap modem sebagai perantara koneksi internet. Dia menyebutkan penjualan modem di Indonesia relatif stabil dari tahun ke tahun.

"Pasar potensialnya sekitar 8 juta unit, yang tercatat pada tahun lalu. Huawei sendiri memiliki pangsa sekitar 90 persen, sisanya diisi merek lain seperti ZTE, Sierra Wireless, dan Belkin. Tapi mereka tak terlalu fokus di bisnis modem," kata Boby Ivan, Marketing Manager PT Datascrip, saat ditemui Kompas Tekno usai acara peluncuran modem 4G LTE Huawei di Jakarta (18/2/2015).

Bobby meyakini produk dongle modem USB dan mobile Wi-Fi besutan Huawei memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan smartphone ketika dipakai untuk menyambungkangadget lain ke internet.

Dia mengutip hasil riset internal Huawei tahun 2014, di mana pihaknya banyak menangkap keluhan soal penggunaan smartphone sebagai modem, termasuk perihal baterai yang boros dan koneksi data yang sering bermasalah.

"Koneksi seluler itu mesti menunggu voice, sehingga mengganggu transfer data, sementara di modem tidak terjadi. Demikian juga dengan pemakaian baterai yang lebih hemat pada modem," jelas Bobby.

Dia mengakui bahwa pihaknya masih harus melakukan sosialisasi soal kelebihan modem dibanding smartphone karena masih banyak konsumen yang belum mengetahui soal itu. Namun, lanjutnya, Huawei untuk sekarang masih berfokus pada pembangunan brand awareness.

"Soalnya kami baru tiga tahun terakhir memasuki bisnis B2C atau penjualan langsung ke konsumen akhir. Sebelumnya lebih banyak B2B," katanya.

Untuk lebih menarik minat konsumen, dia mengaku pihaknya sedang bekerjasama dengan sejumlah operator untuk menyiapkan paket bundling data khusus modem 4G LTE. Bobby mengatakan Huawei menggandeng Indosat dan Three dalam hal ini. "Tentu saja, kami juga membuka diri kepada operator lain untuk bermitra," pungkasnya.

Related Posts:

Tinggalkan "Speedy", Peramban Chrome Bakal Ngebut

KOMPAS.com - Kinerja peramban Chrome bakal makin ngebut di masa depan dengan disematkannya dukungan HTTP/2, versi kedua dari protokol aplikasi Hypertext Transfer Protocol (HTTP) untuk komunikasi data di World Wide Web.

Sebagaimana dirangkum Kompas Tekno dari Venture Beat, Selasa (10/2/2015), hal tersebut disampaikan oleh Google dalam sebuah posting blog berisi pengumuman yang diunggah pada awal minggu ini. 

"Perubahan-perubahan utama dari HTTP/1.1 ke HTTP/2 berpusat pada peningkatan kinerja," tulis Google dalam posting blog itu. 

Google juga menjelaskan bahwa dukungan HTTP/2 akan mulai digulirkan secara bertahap ke peramban Google, dimulai dari Chrome 40 yang akan dirilis pada "beberapa minggu ke depan".

Selama ini telah banyak upaya untuk meningkatkan kinerja HTTP, termasuk oleh Google sendiri dengan mengembangkan protokol SPDY (dari kata "speedy") yang meningkatkan performa browsing dengan "memaksa" enkripsi SSL untuk semua situs. 

Namun, dengan hadirnya HTTP/2, Google mengatakan bahwa dukungan terhadap SPDY sudah tak lagi diperlukan dan bakal dihilangkan pada awal 2016. 

"Chrome sudah mendukung SPDY sejak Chrome 6. Tapi, karena sebagian besar manfaatnya juga ada di HTTP/2, sekarang adalah waktunya mengucap selamat tinggal," tulis Google.

HTTP/2 sendiri hingga kini masih distandarisasi. Mayoritas situs di web masih menggunakan HTTP/1.1, tetapi peramban harus lebih dulu menerapkan dukungan protokol baru sebelum situs web bisa menggunakannya.

Sejumlah browser terkenal lainnya, termasuk Microsoft Internet Explorer, Mozilla Firefox dan Apple Safari telah menerapkan dukungan SPDY. Seperti Google, mereka diprediksi bakal meninggalkan SPDY untuk beralih ke HTTP/2.

Related Posts:

Apa Itu Android One, Sekadar Ponsel Murah?

KOMPAS.com - Apa yang terjadi jika seluruh orang di lokasi mana pun, bisa mengakses teknologi juga informasi-informasi terbaru di dunia? Proyek Android One adalah cara Google untuk menjawab pertanyaan tersebut.

"Orang-orang di masa ini online dan mengakses informasi menggunakan smartphone. Sementara itu ada 1,75 miliar orang di dunia yang sudah memiliki smartphone, tetapi bagian yang paling besar, sebanyak lebih dari 5 miliar orang, tidak punya smartphone,"  tulis raksasa internet itu seperti yang KompasTekno kutip, Rabu (4/2/2015) dari blog resmi Google.

"Android One bertujuan menjadi solusi bagi masalah itu," imbuhnya.

Google membayangkan Android One sebagai proyek yang akan membuat miliaran orang di seluruh dunia bisa mendapatkan smartphone murah, berkualitas, lalu terhubung ke internet. 

Jadi Android One bukan sekadar proyek pengadaan ponsel murah. Google ingin seluruh penduduk dunia terhubung ke dunia maya.

Dengan berpegang pada ide itu, raksasa internet Amerika Serikat tersebut mengumumkan inisiatif Android One dalam ajang Google I/O, Juni 2014 lalu. 

Dalam pengumuman tersebut, Google mengatakan akan menghadirkan smartphoneAndroid One untuk orang-orang yang tinggal di negara berkembang. Target pertamanya adalah India, lalu meluas ke negara-negara lain.

Google menggarap Android One dengan menggandeng sejumlah vendor lokal di masing-masing negara terpilih. Raksasa internet itu menyediakan rancangan hardware yang dibutuhkan. Kemudian vendor yang bekerja sama tinggal membuatnya sesuai dengan konsep dasar yang sudah diberikan.

Piranti keras tersebut jadi perhatian penting bagi Google. Masalahnya adalah piranti keras tersebut merupakan salah satu bagian yang mempengaruhi harga smartphone. Menurut Google, ada tiga hal yang menghambat kepemilikan smartphone berkualitas di negara berkembang seperti India, Indonesia, dan Filipina.

Postingan Google bertanggal 15 September 2014 menyebutkan alasannya adalah, "Pertama, soal piranti keras itu sendiri, karena bahkan smartphone untuk pengguna pemula masih sulit didapatkan (ingat bahwa di beberapa negara tersebut pendapatan bulanan penduduknya hanya sekitar 250 dollar AS)."

"Kedua, banyak orang yang tidak bisa mengakses piranti lunak Android dan aplikasi terbaru. Ketiga adalah tidak banyak orang yang smartphone-nya bisa mendukung koneksi data dan mahalnya biaya layanan internet, meski di sisi lain sudah ada koneksi 3G serta 4G," tulis Google.

Pada September 2014 tersebut, proyek Android One akhirnya terwujud pertama kali di India. Google menggandeng Micromax, Spice, dan Karbonn sebagai pembuatsmartphone Android One tersebut. Ketiganya merupakan vendor lokal di Negeri Anak Benua itu.

Karena tujuannya adalah mempermudah akses smartphone untuk banyak orang, para vendor yang bekerja sama dengan Google juga menetapkan harga yang terjangkau. Harga Android One di India tersebut dibatasi di kisaran 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,2 juta.

Selain harga yang murah itu, Google juga menjamin pembaruan piranti lunak yang digunakan di dalamnya. Google memberikan jaminan bahwa piranti lunak Google bisa di-update gratis. Syaratnya adalah menggunakan kartu SIM milik operator yang bekerja sama dengannya.

Android One di Indonesia

Setelah India, Android One dipastikan meluncur di Indonesia. Google sendiri, dalam situs resmi Android One sudah menempelkan pengumuman resmi keberadaan tiga Android One yang meluncur di Indonesia.

Tiga Android One tersebut adalah Evercoss One X, Mito Impact dan Nexian Journey. Seperti halnya smartphone serupa di India, pembuatan ketiga smartphone tersebut dilakukan oleh vendor lokal Indonesia.

Spesifikasi yang dibenamkan di dalamnya pun setara. Layar ukuran FWVGA 4,5 inci, dapur pacu berupa prosesor quad-core 1,3 GHz dan RAM 1GB, kemudian kamera depan 2 megapiksel serta kamera utama 5 megapiksel.

Menariknya, tiga smartphone tersebut disebutkan Google sudah menggunakan Android Lollipop 5.1. Ini adalah sistem operasi Android terbaru yang hingga kini masih desas-desus saja, tanpa diketahui kepastian meluncurnya.

Google juga menjamin update piranti lunak di Android One ini. Dalam laman resminya, perusahaan AS itu mensyaratkan penggunaan kartu SIM Telkomsel untuk bisa memperoleh update Android terbaru gratis. Sayangnya, untuk saat ini belum diketahui berapa harga banderol untuk ketiga Android One itu.
Editor: Reza Wahyudi

Related Posts:

8 Antivirus Gratis untuk Android dan Windows

KOMPAS.com - Malware alias program jahat -termasuk juga virus- selalu menjadi momok yang menghantui pengguna Windows. Beberapa tahun belakangan, malware melebar ke perangkat mobile, khususnya yang berbasis sistem operasi Android. Program penangkal dalam bentuk antivirus pun mutlak diperlukan.
Selain versi berbayar, di pasaran tersedia pula antivirus gratis. Masalahnya, mencari aplikasi antivirus gratisan yang bagus susah-susah gampang. Tak semuanya efektif menghalau serangan.

Mana di antara mereka yang bisa memberikan perlindungan mumpuni secara cuma-cuma?
 
Nah, jawabannya bisa ditemukan dalam daftar 8 antivirus gratis untuk Android dan Windows yang dirangkum Kompas Tekno dari Digital Trends berikut ini.

Masing-masing program gratis yang bersangkutan memperoleh penilaian baik di situs pengujian antivirus independen AV-Test. Selengkapnya bisa dilihat di bawah.
 
Antivirus untuk Android
 
1. 360 Security. Program ini menyediakan proteksi real time yang komplit, lengkap dengan fitur anti-theft dan perlindungan privasi.
 
2. AVL. Ringan dan efektif, tanpa dijejali aneka rupa fungsi ekstra yang belum tentu berguna.
 
3. ESET. Aplikasi anti-virus yang didesain dengan apik, menyediakan antarmuka khusus untuk tablet.
 
4. Sophos. Sederhana, mudah untuk digunakan, serta tak berulangkali menayangkan iklan untuk versi premium.
 
Antivirus untuk Windows
 
1. Avira Free Antivirus. Program ini mencetak skor tinggi soal pendeteksian virus.
 
2. Bitdefender Antivirus Free. Ringan, tanpa iklan, serta bekerja dengan efektif di latar belakang.
 
3. Malwarebytes Anti-Malware. Program antivirus yang mumpuni. Sayang, pembuatnya menarik biaya untuk menjalankan fitur real-time protection sehingga membutuhkan aplikasi lain untuk melindungi sistem.
 
4. Panda Free Antivirus. Proteksi lengkap dengan antarmuka yang gampang dimengerti. Hemat sumber daya sistem.
 
Perlu ditambahkan bahwa antivirus perlu di-update basis datanya secara rutin agar bisa terus mencegat program jahat termutakhir. Kinerjanya pun tak selalu mumpuni.

Antivirus yang bekerja prima saat ini belum tentu menunjukkan performa yang sama esok hari, jadi teruslah mengamati AV-Test dan pilih yang terbaik.
 
Di luar antivirus, hal lain yang bisa turut melindungi ponsel atau sistem komputer adalah kebiasaan yang "sehat" seperti hanya memasang program yang diperoleh dari sumber resmi, senantiasa melakukan pembaruan sistem, dan menghindari hal-hal mencurigakan seperti tautan phishing yang dicantumkan dalam e-mail atau media sosial.

Related Posts:

Terungkap, Spek Dahsyat OnePlus Two

KOMPAS.com - Smartphone Mi Note Pro dari Xiaomi yang baru saja diperkenalkan minggu lalu agaknya bakal mendapat lawan setanding yang sama-sama datang dari Negeri Tirai Bambu. 
Pabrikan si lawan tak lain adalah OnePlus, yang sedang menyiapkan smartphone baru bernama “Two". Bocoran terbaru menyebutkan bahwa ponsel andalan yang bernama lengkap OnePlus Two itu bakal mengusung spesifikasi dahsyat.
 
Sebagaimana dikutip KompasTekno dari GSMArena, Selasa (20/1/2015), OnePlus Two disinyalir akan dilengkapi layar 5,5 inci dengan resolusi Quad-HD (2560x1440).
 
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan display milik pendahulunya, OnePlus One, yang mengandalkan resolusi full-HD (1920x1080) meski sama-sama datang dengan bentang layar 5,5 inci.
 
Di balik layar itu tertanam prosesor Snapdragon 810 yang dipadu RAM sebesar 4 GB. Komponen lain mencakup baterai berkapasitas 3.300 mAh dan sistem operasi Android 5.0 Lollipop terbaru. Seperti sebelumnya, OS tersebut bakal dilapis UI CyanogenMod.
 
OnePlus Two diprediksi bakal diperkenalkan secara resmi awal tahun ini dengan banderol harga 435 dollar AS atau sekitar Rp 5,5 juta, lebih tinggi dari OnePlus One yang datang dengan banderol perdana 350 dollar AS.
 
Kendati perangkatnya terdengar menjanjikan, OnePlus untuk saat ini bisa dibilang belum bisa menyamai kapasitas produksi dan penjualan Xiaomi. 
 
Beberapa waktu lalu CEO OnePlus Karl Pei mengaku “salah strategi”. Perubahan pun diterapkan, termasuk dengan menghapus sistem pemesanan berbasis invitation sehingga semakin banyak peminat bisa memesan langsung di situs OnePlus. 

Related Posts:

Oppo N3 Sudah Bisa Dipesan di Indonesia

KOMPAS.com - Oppo akan membuka layanan pemesanan atau pre-order untuk salah satu produk terbarunya, yakni N3.

Layanan pemesanan tersebut akan dimulai pada 15 Januari dan berakhir pada 20 Januari 2015 mendatang. Produk ini bisa dipesan melalui toko online resmi milik Oppo,www.ofanstore.co.id, dengan harga Rp 8 juta.

Harga tersebut sudah termasuk VOOC power bank 6.000 mAh, leather case, dan O-Click (remote untuk mengontrol kamera yang ada di perangkat Oppo) versi 2.0.

"Senang rasanya dapat memulai masa pre-order smartphone unggulan kami, yang sudah dinantikan oleh konsumen di Indonesia," tulis Jet Lee, CEO Oppo Indonesia, dalam keterangan pers yang KompasTekno terima, Rabu (14/1/2015).

Oppo N3 diluncurkan pada Oktober 2014 lalu di Singapura. Perangkat ini merupakan phablet Android dengan layar 5,5 inci yang memiliki kamera yang unik, bisa berputar. 

Kamera 16 MP berputar yang dimiliki N3 ini membuat smartphone ini cukup memiliki satu kamera untuk memotret objek lain dan selfie. Oppo menyebut solusi kamera putar otomatis itu dengan istilah "Smart Rotating Camera".

Bentang layarnya berukuran 5,5 inci dengan resolusi 1920x1080 dan dilindungi lapisan Corning Gorilla Glass 3. Smartphone yang bisa di-charge sampai 75 persen dalam waktu 30 menit ini secara default mengusung Android 4.4.2 Kitkat.

Untuk jeroan hardware-nya, Oppo N3 diperkuat prosesor quad-core Snapdragon 801 2,3 GHz, chip grafis Adreno 330, RAM 2 GB, kapasitas media internal 32 GB, dan baterai 3000 mAH.

Related Posts:

5 Kekeliruan Saat Memakai Smartband

KOMPAS.com – Smartband biasa digunakan untuk mencatat aktivitas fitness. Tujuannya agar aktivitas yang tercatat itu bisa dipakai untuk menakar seberapa sehat tubuh penggunanya. Smartband ini pun terdiri dari banyak pilihan.
Namun, hanya memilih smartband termahal atau terbaik saja tidak cukup untuk mendapatkan hasil maksimal. Dikutip KompasTekno dari Cnet, Rabu (7/1/2015), berikut ini kekeliruan yang harus Anda hindari untuk memperoleh manfaat maksimal darismartband.

1. Tidak Mengisi Informasi Pribadi
Ketika mulai menggunakan smartband atau fitness tracker, Anda akan diminta menciptakan akun pribadi. Data-data pribadi seperti usia, tinggi badan, berat badan, jenis kelamin harus dimasukkan.

Data-data yang kemudian disinkronisasi dengan smartphone itu sebaiknya diisi dengan lengkap. Fungsinya adalah sebagai pembanding agar dapat lebih akurat memprediksi jarak yang ditempuh, kalori yang dibakar dan jumlah langkah yang sudah ditempuh.

2. Tidak Mendetilkan Tangan Mana yang Memakai
Ada smartband yang meminta penggunanya mencatat tangan mana yang menggunakan alat itu. Jangan abaikan hal ini. Detil tentang tangan mana yang akan menggunakansmartband tersebut berpengaruh pada sensitivitas sensornya.

Misalkan Anda menggunakannya di tangan yang dominan maka sensitifitas akan berkurang. Hal ini untuk mengimbangi tangan dominan yang cenderung lebih sering bergerak.

3. Mengatur Target yang Tidak Realistis
Umumnya smartband atau fitness tracker yang baru dinyalakan akan mengatur target 10.000 langkah per hari. Target ini tidak realistis bila diterapkan pada semua orang.

Target tersebut sebaiknya disesuaikan dengan tingkat aktivitas Anda.  Bila baru memulai, ada baiknya mengatur target pada 5.000 atau 6.000 langkah sehari. Setelah target itu tercapai, tingkatkanlah sedikit demi sedikit.

4. Lupa Mematikan Sleep Mode
Salah satu hal yang menarik dari smartband adalah kemampuannya mencatat tidur penggunanya. Namun mode ini biasanya mesti diaktifkan dengan menekan tombol perintah tertentu.

Mode ini sebaiknya tidak diaktifkan saat Anda masih beraktivitas karena akan membuat catatan pola tidur menjadi kacau. Aktifkan Sleep Mode hanya saat Anda sudah siap tidur sehingga data yang tercatat lebih valid.

5. Tidak Melakukan Kalibrasi
Beberapa smartband dibekali dengan fitur kalibrasi. Misalkan Jawbone atau Fitbit. Kedua vendor tersebut melengkapi produknya dengan proses kalibrasi sebagai opsi tambahan. Fungsinya adalah mengatur ulang proses pembacaan pada sensor smartband. Lakukan kalibrasi ini ketika jarak tempuh yang dicatatkan smartband Anda terasa tidak akurat.
Sumber: CNET
Editor: Wicak Hidayat

Related Posts:

Cara Paling Aman dan Cepat Memesan Taksi

KOMPAS.com - Tahukah Anda bahwa penggunaaan kendaraan umum di Indonesia masih sangat minim? Hal ini terbukti dari data Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang jumlah kendaraan yang beroperasi di Indonesia pada 2013 yang mencapai 104,211 juta unit. Populasi kendaraan terbanyak disumbangkan oleh sepeda motor dengan jumlah 86,253 unit. Jumlah terbesar kedua adalah mobil penumpang dengan jumlah 10,54 juta unit. Sayangnya, pertumbuhan jumlah kendaraan umum, seperti taksi, masih jauh di bawah mobil pribadi atau sepeda motor.
Padahal, taksi merupakan satu-satunya kendaraan umum yang mampu memberikan kenyamanan layaknya sebuah mobil pribadi. Tanpa harus capek mengemudi, Anda dapat bepergian kapan saja dan kemana saja. Selama perjalanan, Anda dapat duduk berisitirahat sambil menonton televisi atau mendengarkan radio. Selain itu, Anda tak perlu memusingkan hal-hal seperti mengisi bahan bakar, mencari tempat parkir, atau membayar tarif parkir yang mahal. Sehingga, bila dibandingkan dari segi biaya, bepergian dengan taksi sama saja dengan mobil pribadi. 
Senyaman apapun, Anda tetap harus tetap waspada saat bepergian dengan taksi, terutama pada malam hari. Belum lama ini, kembali terdengar berita tentang perampokan yang terjadi di dalam taksi. Meskipun pelaku perampokan telah tertangkap, keresahan masyarakat masih belum sepenuhnya mereda. Nah, untuk mengantisipasi  terjadinya kejahatan di dalam taksi, gunakan aplikasi pemesan taksi GrabTaxi melalui smartphone Anda.
-
Simak langkah-langkah mudah menggunakan aplikasi pemesan taksi berikut ini:
1. Gunakan fitur Auto Detect untuk menentukan lokasi jemput Anda. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan Anda untuk mencari tahu jumlah taksi yang tersedia dalam radius tertentu. Setelah itu, Anda dapat langsung menentukan destinasi yang dikehendaki untuk dikirimkan ke sopir taksi yang berada dalam radius tersebut.  
2. Setelah menerima konfirmasi pemesanan, Anda dapat mengetahui estimasi tarif perjalanan, bahkan sebelum taksi pesanan datang. Dengan itu, Anda dapat memastikan bahwa argo taksi tersebut sesuai dengan tarif yang berlaku. Jangan pernah percaya dengan taksi yang tidak menyalakan argo atau menawarkan tarif yang jauh lebih murah.
3. Selain estimasi tarif, Anda juga akan menerima semua informasi tentang pengemudi. Data pengemudi seperti nama, foto, nomor handphone sopir dan plat mobil dapat diakses langsung melalui smartphone Anda. Bahkan, Anda dapat mengetahui nomor ponsel pengemudi yang bisa dihubungi sewaktu-waktu bila ada kejadian yang tak diinginkan. Misalnya ada barang yang tertinggal di taksi.
4. Bila Anda dan sopir taksi sama-sama tidak tahu rute perjalanan, gunakan saja fitur Map dan Global Positioning System (GPS) yang telah tersedia di aplikasi GrabTaxi. Fitur ini akan menunjukkan rute yang paling cepat dan tepat untuk mencapai destinasi, sehingga Anda tak perlu takut tersesat atau diajak berputar-putar tak tentu arah oleh pengemudi.    
5. Tanpa perlu repot menelepon, Anda dapat berbagi informasi pengemudi taksi sekaligus perjalanan ke akun media sosial. Cukup dengan menggunakan fitur Share My Ride, keluarga dan teman-teman dapat memantau keberadaan Anda secara real-time.
Dengan menerapkan kelima langkah mudah di atas, tentunya perjalanan Anda menggunakan taksi akan terasa jauh lebih aman dan nyaman. Nah, sebagai pengguna aplikasi GrabTaxi, Anda bisa menikmati dua promo seru yang diadakan oleh GrabTaxi, yaitu GrabTongan dan GrabBandara.  

- GrabTongan
GrabTaxi akan menaruh beberapa mobil yang telah dimodifikasi menjadi mobil GrabTongan di beberapa titik di Jakarta. Bila Anda berhasil menemukan dan menaiki mobil GrabTongan, Anda akan mendapatkan satu kali perjalanan gratis di wilayah Jakarta. Tak hanya itu saja, setiap hari akan ada hadiah menarik untuk penumpang yang beruntung. Bagi Anda yang belum beruntung, Anda bisa mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 250.000,- (setelah pajak) dengan mem-posting foto mobil GrabTongan yang ditumpangi ke akun media sosial Anda menggunakan tanda pagar #GrabTongan. Promo ini berlangsung mulai 19 Desember 2014 hingga 12 Januari 2015.
- GrabBandara
Anda bisa membeli voucher GrabTaxi senilai Rp 75.000,- di Groupon mulai 22 – 24 Desember 2014. Voucher tersebut dapat digunakan untuk perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta dari manapun di Jakarta (termasuk biaya tol) mulai 23 Desember 2014 hingga 3 Januari 2015.
Menarik, kan? Jadi, tunggu apa lagi? Rasakan sendiri betapa cepat dan praktisnya memesan taksi dengan aplikasi GrabTaxi.

Related Posts:

Internet Indonesia Paling Aman Ke-13 Dunia

KOMPAS.com - Indonesia berada di peringkat ke-13 dalam daftar indeks keamanancyber global. Daftar yang dirilis International Telecommunication Union (ITU) dan ABI Research tersebut meliputi 193 negara di dunia.

"Dari sekitar 193 negara yang di ukur tingkat keamanan cyber-nya oleh badan telekomunikasi dunia atau ITU, Indonesia menempati peringkat ke-13," kata Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) Rudi Lumanto di Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Ia mengatakan wakil Asia yang masuk dalam peringkat lima terbaik dunia hanya Malaysia, yang menduduki peringkat ketiga bersama Australia atau hanya satu peringkat di bawah Amerika dan Kanada.

Malaysia bahkan sanggup mengalahkan Jepang dan Korea dalam penilaian ini.

"Ada lima komponen utama yang dinilai dalam indeks ini yaitu ukuran legal, ukuran teknis, ukuran kelembagaan, peningkatan kapasitas, dan kerja sama," katanya.

Ia menjelaskan, penilaian legal meliputi kelengkapan regulasi terkait kejahatan cyber dan ukuran teknis antara lain dilihat dari ada tidaknya organisasi semacam CERT/CIRT/CSIRT beserta standar dan penerapannya.

Rudi melanjutkan, ukuran kelembagaan dilihat dari kebijakan terkait kelembagaan, peta jalan pengelolaan, badan atau lembaga yang bertanggung jawab dan tolok ukur nasional sementara peningkatan kapasitas dilihat dari ada tidaknya pengembangan standar, sumber daya manusia terampil, sertifikasi profesional, dan sertifikasi kelembagaan.

Sementara ukuran kerja sama dinilai dari ada tidaknya kerja sama dalam negeri, kerja sama antar-lembaga, kerja sama swasta dan pemerintah serta kerja sama internasional.

Di Indonesia, ID-SIRTII juga merilis laporan tahunan keamanan cyber dalam acara National Security Day di Bandung pada November 2014.

"Sejumlah ruang lingkup itu seperti jumlah serangan cyber dan karakteristiknya di Indonesia, kegiatan pembangunan CERT, kegiatan peningkatan kapasitas dan kegiatan kerja sama, yang semua ini hanya masuk dan berkontribusi pada tiga ukuran Global Cyber Security Index," katanya.

Menurut laporan tahunan ID-SIRTII tersebut, Indonesia yang mendapat serangan cyberlebih dari 42 juta sepanjang 2014 dan berisiko besar terkena dampak keamanan cyberyang lemah.

Related Posts:

Daftar Aplikasi Android Terbaik 2014 Versi Google

KOMPAS.com - Merasa kesulitan dalam memilih aplikasi terbaik untuk dipasangkan di ponsel Android? Hal tersebut wajar terjadi, mengingat jumlah aplikasi yang telah mencapai angka satu juta di toko Google Play.

Nah, untuk membantu para penggunanya yang kesulitan, Google merilis sebuah daftar berisikan 75 aplikasi yang dianggap terbaik di tahun 2014 ini. Harapannya, pengguna sistem operasi mobile berlogo robot itu memiliki acuan memilih aplikasi.

Menurut pantauan KompasTekno, Rabu (3/12/2014), aplikasi yang ada dalam daftar tersebut terbagi dalam berbagai kategori, seperti produktivitas, hiburan, dan musik.

Sebagian besar aplikasi yang ada dalam daftar tersebut tersedia secara gratis. Ada juga aplikasi berbayar. Meskipun begitu, harga jual dari aplikasi tersebut tidak terlalu tinggi, hanya di bawah Rp 50.000.

Berikut 75 aplikasi terbaik tahun 2014 pilihan Google:

Produktivitas

- Wunderlist: To-Do List & Tasks
- SwiftKey Keyboard
- IFTTT (If This, Then That)
- Sunrise Calendar
- Todoist: To-Do List, Task List
- Mailbox
- Offtime – Life Unplugged
- Rundavoo
- Money Tracker by BillGuard
- SlideShare Presentations
- Strive

Edukasi

- TED
- Lumosity
- Duolingo
- Craftsy Classes
- Monki Chinese Class
- Child Mode & Time Education
- Amazing World Atlas

Hiburan

- Hulu
- Comedy Central
- Disney Movies Anywhere
- DramaFever
- 5by
- Dailymotion

Berita

- Yahoo News Digest
- BuzzFeed
- The Economist
- CNN
- New York Times
- Watchup: Your Daily Newscast


Music & Audio

- Shazam
- Pandora
- iHeartRadio
- Afterlight
- Musixmatch Music Player Lyrics
- djay 2
- TuneIn Radio
- Soundhound
- edjing – DJ Music
- Equalizer + MP3 player volume
- Ultimate Guitar

Olahraga & Fitness

- Onefootball – Pure Soccer!
- Golfshot: Golf GPS
- Univision Deportes
- 7 Minute Workout
- Google Fit

Belanja

- Wish
- Groupon

Fotografi

- Over
- EyeEm: Camera & Photo Filter
- Facetune
- Carousel – Dropbox Photos
- Video Collage Maker
- Camera Zoom

Personalisasi

- Locket Lock Screen
- Link Bubble Browser

Sosial

- Timehop
- OKCupid
- Secret
- LINK – with people nearby
- Frontback
- Obscure
- Lettrs
- Telegram
- Samba: Videos + Reactions
- Bitmoji
- Skype Qik: Group Video Chat
- Viadeo

Travel

- Expedia
- Maps.ME
- Anywayanyday
- Minube
- Windfinder
- Uber
Editor: Reza Wahyudi

Related Posts:

Daftar Aplikasi Boros Baterai di Android

KOMPAS.com — Merasa baterai gadget Android cepat terkuras? Kinerja perangkat menjadi pelan? Biang keroknya mungkin adalah satu (atau lebih) aplikasi yang terpasang di perangkat bersangkutan.

Nah, aplikasi mana saja yang memboroskan baterai dan menurunkan kinerja? Jawabannya coba ditemukan oleh lembaga sekuriti AVG, yang bulan ini menganalisis perangkat Android milik lebih dari satu juta pengguna aplikasi AVG.

Hasilnya, sebagaimana dikutip Kompas Tekno dari Forbes, Sabtu (22/11/2014), ditemukan bahwa Facebook menduduki urutan teratas dari daftar 10 aplikasi Android yang menyita sumber daya alias menurunkan kinerja perangkat.
AVG
10 besar aplikasi Android yang paling rakus sumberdaya, menurut penelitian AVG
Sebabnya disebutkan karena aplikasi jejaring sosial itu kerap melakukan koneksi untuk memeriksa notifikasi yang masuk, bahkan ketika aplikasinya sendiri sedang tidak digunakan pengguna.

Urutan kedua ditempati oleh Path, disusul Instagram di posisi keempat. Aplikasi chattingBlackBerry Messenger ternyata juga masuk dalam 10 besar deretan aplikasi paling rakus sumber daya.

Daftar aplikasi paling boros baterai didominasi oleh aneka judul game. Tak mengherankan karena kebanyakan pengguna Android menghabiskan 62 persen waktu penggunaan perangkat (tablet atau smartphone) untuk bermain game, menurut temuan AVG.
AVG
10 besar aplikasi Android yang paling boros baterai, menurut penelitian AVG
Empat urutan teratas aplikasi pemboros baterai dikuasai oleh judul-judul game bikinan King, salah satu developer game mobile terpopuler di Android.

Di luar game, ada juga sederet aplikasi lain yang juga memboroskan baterai. Lagi-lagi Facebook muncul dalam daftar ini, di urutan keenam disusul oleh Path. Tiga aplikasi Samsung, yakni AllShareCast, Chaton, dan WatchOn, masuk dalam urutan-urutan teratas aplikasi pemboros daya.
AVG
10 besar aplikasi Android di luar game yang paling boros baterai, menurut penelitian AVG
Banyak dari aplikasi di atas merupakan judul-judul populer yang “wajib” hadir di gadgetAndroid. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisasi pemborosan baterai dan kinerja tanpa harus membuang aplikasi yang bersangkutan?

AVG menyarankan pengguna untuk mematikan fungsi notifikasi serta membatasi intervalrefresh untuk aplikasi yang berjalan di latar belakang. Kedua hal ini bisa dilakukan dengan mengatur setting dari dalam aplikasi yang bersangkutan.

Disarankan pula untuk sering-sering membersihkan cache aplikasi karena file sampah yang terkumpul bisa berukuran sangat besar. Scrolling timeline di Facebook selama 60 detik, misalnya, disebut sudah menghasilkan file cache sebesar 5MB. Menu Clear Cache bisa ditemukan di pengaturan App Manager dalam menu setting Android.

Related Posts:

Penyebaran "Virus" iPhone Berhasil Dihentikan

KOMPAS.com - Pembuat malware Wirelurker yang menyasar gadget buatan Apple dilaporkan telah ditangkap aparat setempat. Dikutip KompasTekno dari ZDNet, Selasa (18/11/2014), sebanyak tiga tersangka pembuat malware tersebut telah diamankan biro keamanan publik Beijing, Tiongkok.

Pengguna iPhone terutama di Tiongkok pun patut lega karena keberhasilan penangkapan ini sekaligus menghentikan penyebaran malware yang pertama kali terdeteksi pada awal November lalu. 

WireLurker sendiri diketahui berasal dari Tiongkok. Wirelurker pertama kali ditemukan oleh perusahaan analis keamanan Palo Alto Networks.

Palo Alto Networks menyebut malware Wirelurker sebagai program jahat pertama yang berhasil menembus keamanan ketat sistem software iPhone. 

Malware menyebar lewat aplikasi yang diunggah dari toko aplikasi pihak ketiga, Maiyadi App Store. Sekali komputer desktop terkena WireLurker, malware akan menginfeksi setiap iPhone yang terhubung via kabel USB.

Malware ini dapat mencuri "berbagai jenis informasi" dari gadget Apple yang terinfeksi dan secara teratur meminta pembaruan dari server penyerang.

Related Posts:

Oppo: Di Negara Berkembang, "Smartphone" Premium Masih Berpeluang

KOMPAS.com — Pabrikan smartphone Tiongkok, Oppo, yakin bahwa masih ada pasar premium di negara berkembang seperti Indonesia untuk mereka garap, walau di negara-negara berkembang tersebut juga banyak dibanjiri smartphone murah dari Tiongkok.

Walau gaung kehadiran Oppo kurang bergema seperti kompatriotnya dari Tiongkok, Xiaomi, tetapi Oppo yakin dengan produk barunya, Oppo N3 dan R5, yang baru saja diluncurkan di Singapura akhir Oktober lalu. Mereka bisa mencuri perhatian penggunasmartphone di Indonesia.

"Produk-produk Oppo kelas menengah ke atas diterima dengan baik oleh pasar di Tiongkok, dengan kisaran harga Rp 4 juta hingga Rp 6 juta. Kami memiliki pangsa pasar 15 persen," demikian ujar General Manager overseas mobile phone business Oppo, Sky Li, seperti dikutip KompasTekno dari Cnet,Rabu (5/11/2014).

Karena itu, Li menambahkan, Oppo bukan hanya ingin mengejar market share di pasar negara-negara berkembang, melainkan juga memperluas basis pengguna Oppo dengan memperkenalkan produk-produk berkualitas.

"Dengan demikian, konsumen akan tetap setia dengan brand kami," imbuh Li.
Menurut Li, kesempatan smartphone premium untuk bertumbuh di negara-negara berkembang masih terbuka lebar. Sebab, menurut dia, di pasar Eropa dan Amerika kondisinya saat ini sudah jenuh, sementara di negara berkembang seperti Indonesia justru sedang pesat-pesatnya.

"Jika kita lihat industri smartphone saat ini, Asia Tenggara sedang pesat-pesatnya, terutama di Indonesia, pertumbuhannya sangat pesat," ujar Li.
Li pun menyebut Asia Tenggara sebagai pasar transisi untuk menuju pasar internasional. Sebab, melalui Asia Tenggara, Oppo bisa menjangkau konsumennya di Afrika, Afrika Selatan, dan Timur Tengah.
Sumber: CNET
Editor: Wicak Hidayat

Related Posts:

4G Juga Ditunggu Kulkas dan TV

KOMPAS.com - Bagi Indonesia, teknologi telekomunikasi seluler generasi keempat (4G) ibaratnya sudah di ambang pintu. Nantinya, jika sudah benar-benar hadir, 4G akan dimanfaatkan oleh berbagai perangkat. 

Jelas, perangkat ponsel, tablet dan gadget lain akan menjadi yang pertama "mengantre" untuk memanfaatkan akses 4G LTE. 

Namun, perangkat lain juga bakal bisa memanfaatkannya. Yaitu perangkat yang kerap disebut sebagai Internet of Things, seperti kulkas atau televisi pintar. 

Ya, perangkat sehari-hari yang tadinya biasa-biasa saja semakin lama semakin banyak yang dibenamkan teknologi akses ke jaringan. 

Berbagai produsen sudah menampilkan kulkas, penyejuk ruangan, televisi dan bahkan mesin cuci yang bisa terhubung ke jaringan internet. 

Kebanyakan perangkat itu menggunakan koneksi WiFi. Namun ke depannya, dengan lebarnya akses yang dihadirkan oleh 4G, bukan tidak mungkin perangkat-perangkat tersebut juga akan memanfaatkan 4G. 

Dan ini tidak tertutup hanya bagi produsen perangkat yang datang dari luar negeri. Pengembang di Indonesia saat ini juga banyak yang telah memanfaatkan Internet of Things, misalnya untuk kendali rumah pintar

"Saat ini kan kondisinya, teman-teman (pelaku industri) siap. Namun yang saya lihat justru infrastrukturnya yang belum siap," kata Lolly Amalia Abdullah, Direktur Kerjasama dan Fasilitasi, Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain dan IPTEK, Kemenparekraf.

Menurutnya, saat meresmikan Pusat Kreatif Digital Depok di awal Oktober 2014, infrastruktur adalah salah satu kunci agar pelaku industri kreatif digital bisa mengembangkan produknya.  

"Ke depannya, tren pengembangan aplikasi itu kan bisa ke Big Data, Internet of Things dan lainnya. Ada banyak kesempatan untuk aplikasi," ia menambahkan.

Ia berharap dengan hadirnya teknologi terbaru di telekomunikasi seluler itu, memungkinkan aplikasi internet of things. Misalnya, ujar Lolly, lemari es yang bisa memeriksa inventarisnya dan melakukan komunikasi ke supermarket saat ada bahan yang habis. 

Maka hadirnya 4G, yang boleh dibilang sudah "mengetuk pintu" Indonesia, tak hanya ditunggu oleh pengguna ponsel, tapi juga untuk diterapkan di kulkas, televisi atau mesin cuci. Bukan tidak mungkin kan?

Related Posts: